in

Bank bjb Lahirkan Seniman Angklung Internasional

Predikat sebagai bank nasional berkinerja terbaik dengan kepemilikan aset terbesar ke-14 di Indonesia tidak lantas membuat bank bjb lupa akan kulitnya. Sikap tersebut dibuktikan melalui komitmen mengenalkan kesenian khas Jawa Barat ke dunia internasional. Salah satunya ditunjukan melalui pemberian seperangkat alat musik angklung dan gamelan ke sejumlah kedutaan besar maupun perkumpulan masyarakat Sunda.

Direktur Utama bank bjb, Ahmad Irfan percaya bahwa pendekatan budaya dapat membangun sikap saling menjaga tradisi kedaerahan dan hubungan bisnis antarnegara akan terjalin dengan sendirinya. “Dengan pendekatan budaya, tercipta kesamaan untuk menjaga budaya itu sendiri,” kata Ahmad Irfan.

Secara langsung, sebenarnya bank bjb turut aktif membantu pemerintah Indonesia dalam memperkenalkan angklung ke dunia internasional. Cerita dimulai ketika awal tahun 2016, perwakilan dari Unesco mendatangi Kemendikbud untuk menanyakan apakah pemerintah Indonesia serius dalam melestarikan budaya angklung atau tidak. Saat itu, Ketua Tim Muhibah Angklung Paguyuban Pasundan, Maulana Syuhada turut mengevaluasi pelestarian.

Maulana lantas berpikir keras tentang bagaimana memperkenalkan angklung ke pentas internasional demi menjawab tantangan Unesco. Festival budaya di Polandia jadi target awal Maulana untuk memperkenalkan angklung. Maulana kemudian melatih 35 anak selama satu tahun untuk memainkan 26 lagu menggunakan angklung.

Namun tragis, pasalnya sponsor yang membiayai perjalanan Muhibah Angklung ke Polandia mendadak pergi tanpa jejak. Maulana kembali berpikir keras dan mencari solusi. Hingga akhirnya, dua pekan sebelum berangkat ke Eropa, Maulana mendapat panggilan dari bank bjb yang bersedia menjadi sponsor dalam upaya melestarikan angklung. Akhirnya bank bjb bisa mendanai Muhibah Angklung ke Eropa. Kerja keras anak-anak bisa terbayar, ujar Maulana singkat.

Ada enam negara di Eropa yang disambangi oleh Muhibah Angklung selama 30 hari, di antaranya Aberdeen International Youth Festival di Skotlandia, Mezinarodni Folklorni Festival di Republik Ceko, Zakopane Festival of Highland Folklore di Polandia, International Folklor Festival di Belgia, hingga melakukan flashmob di Pelabuhan Landungsbruecken Hamburg di Jerman.

Dalam realisasinya, bank bjb tidak hanya mendukung musik tradisional melalui bantuan materi. Hal ini karena, melalui sarana Angklung bjb Club, bank bjb turut melahirkan seniman tradisional yang berasal dari latar belakang pegawai. Bahkan, pada tanggal 28 Juli dan 30 Juli 2018, Angklung bjb Club berkesempatan membawa serta nama Indonesia di pundak karena dipercaya tampil dalam gelaran Tokyo Festival dan West Java Festival di Shizuoka, Jepang.

“Saya senang dan sedikit merinding karena bangga. 15 insan bank bjb yang berbakat dan beruntung dapat tampil di Jepang mengharumkan kesenian tradisi Jabar. Kami sangat bersyukur,” ujar Direktur Operasional bank bjb, Ibu Fermiyanti saat melepas Angklung bjb Club Goes To Japan di Kantor Pusat bank bjb, belum lama ini.

Cerita Angklung bjb Club membuktikan komitmen manajemen bank bjb dalam mendorong kreativitas pegawai di semua segmen hobi, olahraga dan kesenian. Selain itu, kehadiran bjb Club sebagai sarana penyaluran bakat pegawai menegaskan bahwa bank bjb menjadi tempat bekerja yang nyaman dan menyenangkan bagi generasi milenial.

Keterangan Gambar Utama: bank bjb memahami negeri melalui musik. ©2018 Merdeka.com
Sumber Artikel: merdeka.com

Bagikan
Loading...

Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading…

0

Komentar

komentar