in

Inilah Tanda Shock Mobil Kamu Sudah Harus Ganti

Shock breaker atau yang sebenarnya punya nama istilah shock absorber punya fungsi meredam tumbukan saat mobil melaju.

Tanpanya, badan akan sakit-sakit, karena artinya benturan dari medan jalan terasa langsung ke pengemudi ataupun penumpang.

Di sejumlah mobil modern, perannya masih sama. Shock absorber itu akan bekerja bersama per keong supaya peredaman terasa lebih maksimal.

Namun, akan ada masanya shock absorber tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya. Artinya bagian yang berbentuk panjang dan bisa naik turun mirip teropong satu lensa tersebut harus diganti.

Tandanya adalah bantingan mobil terasa lebih keras dari sebelum-sebelumnya. Hal ini pun dipaparkan lebih jauh oleh Suroto, teknisi Jakarta Ban.

“Misalnya tingkat baliknya sudah lama,” ujar dia merujuk pada naik turun selongsong shock absorber.

Ketika selongsong itu tertekan, seharusnya bagian tersebut segera berbalik ke posisi semula.

Namun jika shock sudah aus, maka selongsong itu tidak segera kembali ke posisi semula. Akibatnya, peredaman pun tidak sempurna. Makanya mobil seperti terbentur keras.

Ia lantas menjelaskan mengapa hal tersebut bisa terjadi. Karena shock umumnya menggunakan oli, volume oli di dalamnya sudah tidak sebanyak seharusnya.

“Olinya sudah merembas. Sebenarnya kalau sudah begini sebaiknya ganti,” ujarnya.

Keterangan Gambar Utama : Foto by Kent Crockett’s Devotionals
Via otosia
Sumber Artikel : otosia

Bagikan