in

Penyelundupan Ganja Seberat 1,4 Ton Di Jakarta

Polda Metro Jaya mengungkap 1,4 ton ganja yang diselundupkan bersama ikan asin. Ganja tersebut berasal dari Aceh dan akan di distribusikan di Jakarta.

“Modus operandi, ganja dimasukkan dalam kotak. Kemudian kotak dimasukkan dalam limbah ikan asing. Ini untuk hindari petugas, terutama endusan anjing pelacak,” ucap Wakapolda Metro Jaya Brigjen Purwadi kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Jakarta, Senin (30/7/2018).

Ratusan kotak ganja itu dimasukan ke dalam 40 karung ikan asin yang diangkut sebuah truk Fuso. Hingga akhirnya pada tanggal 23 Juli 2018 sekitar pukul 14.20 WIB, truk tersebut disetop polisi di Tol Pasar Rebo, Jakarta Timur.

“Pengiriman lima hari dari Aceh. Tujuannya (ke) gudang di Bogor, tapi diedarkan di Jakarta,” ucap Purwadi.

Tim Subdit 2 Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di bawah pimpinan AKBP Dony Alexander saat itu mengamankan sopir berinisial MY dan kernet RND alias N. Selanjutnya, polisi juga menangkap pemilik ganja berinisial AM alias Bapak, dan SLH alias Bohceng di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Kemudian, polisi juga amankan dua orang yang bertugas mengedarkan yaitu AK dan RYD di Depok. Disana, polisi juga sita mobil boks yang digunakan untuk mengedarkan di Jakarta.

Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suwondo Nainggolan mengatakan, jaringan ini dikendalikan oleh narapidana di Lapas di Sumatera.

“Kita amankan enam orang. Pengendali ada dua orang di Lapas di Sumatera. Yang penghuni Lapas belum ditangkap. Kita akan koordinasi dengan pihak Lapas,” ujar Suwondo.

Komplotan AM Cs bagi hasil dengan dua orang penghuni lapas. Komplotan AM mendapat 40 persen dari penjualan.

“Pengakuan, satu kilo dijual seharga Rp3,5 juta,” kata Suwondo.

Komplotan ini mengaku baru pertama kali mengedarkan ganja. Namun, polisi masih mendalami jaringan ini.

“Kita tidak percaya. Kemungkinan mereka mengedarkan beberapa kali,” kata Suwondo.

Keterangan Gambar Utama: Foto: Arief/detikcom
Sumber Artikel: detiknews

Bagikan
Loading...

Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading…

0

Komentar

komentar