in

Viral, Perempuan Ini Tonjok Pria yang Remas Bokongnya

Risiko seorang perempuan melakukan solo traveling adalah kekerasan seksual atau pun kejahatan yang berkaitan dengan pencurian barang. Maka dari itu, sudah sebaiknya perempuan membekali diri dengan bela diri supaya perjalanannya lebih aman.

Seperti yang terjadi pada perempuan asal Amerika Serikat, Leanna Carr, saat dirinya traveling di Dublin, Irlandia. Secara mengejutkan ada seorang pria yang melakukan kekerasan seksual kepada dirinya, meremas bokongnya!

Carr pun tidak tinggal diam, dia marah dan tanpa pikir panjang langsung melayangkan pukulan keras ke pria, yang berdasarkan cerita Carr di Twitter-nya @leanna_carr), berusia sekira 26 tahun itu.

Dia berani melakukan tindakan tersebut bukan hanya karena laki-laki tersebut berani meremas bokongnya, namun karena laki-laki itu tidak merasa bersalah dan malah cekikikan, menganggap tindakan tersebut adalah sesuatu yang lucu. Bahkan, si pria pun sempat mengatakan “Kamu orang Amerika, kamu mungkin menyukainya.”

Dilansir dari New York Post, di Twitter pribadinya Carr menulis: “Tampaknya bepergian sendirian telah membuat saya menjadi orang yang lebih baik, karena reaksi pertama saya adalah memukul wajah seorang pria.”

Dia kemudian men-tweet foto-foto jarinya yang memar selepas meninju pria itu. Carr melanjutkan, tinju tersebut dia lepas karena dia merasa terkejut dan marah.

“Saya bukan orang yang suka kekerasan, dan saya tidak pernah memukul siapa pun sebelumnya. Tetapi, saya menjadi sangat marah dan memiliki adrenalin yang tinggi, sehingga reaksi saya adalah memukulnya. Saya memukulnya di tulang pipi. Sangat keras,” katanya.

Carr menambahkan, ketika dia berteriak kepada pria itu agar tidak menyentuhnya lagi, si pria menjadi marah. Untungnya, ketika dia yakin laki-laki itu akan memukulnya, beberapa orang mengintervensi dan si pria itu pun menjauh dari Carr.

Meskipun merasa “terguncang” oleh pengalaman ini, Carr berharap tanggapan viral positif akan membantu meningkatkan kesadaran para wanita, agar pelecehan seksual yang setiap hari semakin berkurang.

“Saya tidak pernah menggunakan Twitter, dan tidak menulis post untuk mendapatkan perhatian, tetapi saya senang itu menjadi viral. Ini adalah sesuatu yang sangat umum dan mudah-mudahan itu mendorong lebih banyak wanita untuk merasa nyaman dan mampu membela diri jika hal itu terjadi pada mereka,” tambah Carr.

 

Sumber: Okezone

Bagikan

Comments

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Loading…

0

Komentar

komentar