Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Elon Musk Dukung Israel dalam Pertemuan dengan Netanyahu, Tawarkan Bantuan untuk Gaza

screenshot 3650

Updatebanget.id – Pengusaha teknologi Elon Musk mengungkapkan dukungannya terhadap Israel, yang saat ini berada dalam gencatan senjata dengan kelompok Hamas di Jalur Gaza, Palestina, ketika berbincang dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Percakapan tersebut disiarkan melalui fitur Space di platform media sosial milik Musk, X (dulu Twitter).

Musk setuju dengan pernyataan Netanyahu yang menegaskan bahwa Israel perlu menghancurkan Hamas. Selain itu, Musk menyatakan bahwa Gaza harus dibuat “makmur,” dengan harapan menciptakan masa depan yang lebih baik bagi wilayah tersebut.

“Saya ingin membantu,” kata Musk, menawarkan bantuan kepada Netanyahu. Kunjungan Musk ke Israel, termasuk pertemuan dengan PM Netanyahu dan Presiden Israel Isaac Herzog, berlangsung pada Senin (27/11).

Netanyahu memandu Musk mengunjungi Kfar Azza, salah satu wilayah yang terkena serangan pada awal agresi Israel dengan Hamas pada 7 Oktober lalu. Dalam pertemuan dengan Herzog, Musk mendengar bahwa platform media sosial X yang dimilikinya dituduh antisemitik.

Herzog meminta Musk untuk mengambil tindakan terhadap ujaran kebencian terhadap orang Yahudi. “Kita perlu melawan ini bersama-sama. Platform yang Anda pimpin memiliki banyak kebencian terhadap Yahudi, antisemitisme,” kata Herzog.

Musk sepakat dan menyatakan kewajiban untuk melawan antisemitisme. “Kita perlu melakukan hal-hal yang diperlukan untuk menghentikan kebencian,” ujar Musk. Ia juga menyoroti pengaruh besar propaganda terhadap pikiran masyarakat, menyebut bahwa beberapa orang telah terpapar kebohongan sejak kecil, mengakibatkan pandangan yang bias terhadap kejadian di sekitar mereka.

Sebelumnya, X mulai mendapat tudingan antisemit hingga membuat Elon Musk buru-buru bertindak dengan merencanakan pertemuan dengan Presiden Isaac Herzog.

Pertemuan ini berlangsung di tengah perpanjangan gencata senjata militer Israel dengan kelompok Hamas di Jalur Gaza, Palestina. Gencatan senjata tahap kedua ini bakal berlangsung hingga Kamis (30/11).

Hamas sejauh ini telah membebaskan 69 dari total sekitar 200 sandera. Sementara itu, Israel telah membebaskan sekitar 150 warga Palestina yang menjadi tahanan, mayoritas perempuan dan anak-anak.

Share:

Arfi AS

Penulis berita bola, prediksi sepakbola paling akurat, percaya diri tulisan tentang dunia olahraganya adalah yang paling cepat dan akurat. Berita reportase juga merupakan keahlian dari Anak kelahiran KOta Soto Lamongan ini