Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Gencatan Senjata Israel-Hamas Diperpanjang: Apa Ada Kesepakatan Baru?

screenshot 3651

Updatebanget.id – Israel dan kelompok Hamas Palestina telah menyepakati perpanjangan gencatan senjata di Jalur Gaza Palestina selama dua hari hingga Kamis (30/11). Kesepakatan gencatan senjata ini diumumkan pada pekan lalu setelah lebih dari sebulan konflik yang dimulai pada 7 Oktober.

Dalam kesepakatan awal, gencatan senjata direncanakan untuk berlangsung selama empat hari. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Hamas dan Israel setuju untuk saling membebaskan sandera dan tahanan Palestina.

Saat ini, gencatan senjata diperpanjang selama dua hari hingga Kamis (30/11). Meskipun Israel belum mengumumkan perpanjangan secara resmi, Qatar sebagai mediator mengkonfirmasi bahwa perpanjangan ini berlaku setelah Hamas menawarkan pembebasan lebih banyak sandera.

Tawaran baru dari Hamas ini berkaitan dengan pembebasan lebih banyak sandera, yang sebelumnya diakui dalam kesepakatan awal. Israel dan Hamas sepakat untuk mempertimbangkan perpanjangan gencatan senjata dengan adanya pembebasan tambahan, di mana setiap pembebasan 10 sandera tambahan akan diimbangi dengan tambahan satu hari gencatan senjata.

“Dan kami mendapat konfirmasi dari Hamas bahwa 20 sandera tambahan akan dibebaskan dalam dua hari,” ujar Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar Majed Al Ansari, dikutip Middle East Eye.

Dia kemudian berujar, “Di sisi Palestina, itu berarti 60 warga Palestina akan dibebaskan dari penjara-penjara Israel.”

Israel dan Hamas sebelumnya sepakat gencatan senjata pada 24 hingga 27 November.

Perjanjian itu mencakup jeda pertempuran, lebih banyak bantuan yang masuk, hingga pertukaran sandera atau tahanan.

Menyoal pertukaran sandera, berdasarkan kesepakatan itu, Hamas membebaskan 50 sandera dan Israel 150 tahanan Palestina dari berbagai penjara di negara tersebut.

Pertukaran itu berlangsung secara bertahap selama empat hari. Di tiga hari pertama, per hari Hamas membebaskan 13 warga Israel dan 11 orang di hari keempat, demikian dikutip Al Jazeera.

Hamas juga membebaskan sandera asing yang terdiri dari 17 warga Thailand, satu warga Filipina, dan satu orang berkewarganegaraan ganda Israel-Rusia.

Pembebasan warga asing itu tak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas.

Israel sementara itu, membebaskan 39 tahanan per hari selama tiga hari saat gencatan senjata. Di hari keempat mereka melepas 33 tahanan Palestina.

Dengan demikian, total sandera yang akan dibebaskan dari hari pertama gencatan senjata hingga besok, 28 November, adalah 70 sandera Israel dan 210 tahanan Palestina.

Gencatan senjata ini berlangsung usai 48 hari Israel melancarkan agresi ke Palestina.

Selama operasi, mereka menyerang warga dan objek sipil seperti sekolah hingga rumah sakit. Imbas serangan Israel, lebih dari 14.800 warga di Palestina meninggal.

Selama gencatan senjata, Israel juga terpantau masih melakukan penyerangan di Gaza dan Tepi Barat.

Share:

Arfi AS

Penulis berita bola, prediksi sepakbola paling akurat, percaya diri tulisan tentang dunia olahraganya adalah yang paling cepat dan akurat. Berita reportase juga merupakan keahlian dari Anak kelahiran KOta Soto Lamongan ini