Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Israel Larang Warga Palestina Masuki Gaza Utara Selama Gencatan Senjata

screenshot 3689

Updatebanget.id – Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan larangan bagi warga Palestina untuk bergerak ke wilayah utara Gaza selama periode gencatan senjata dengan kelompok Hamas yang saat ini telah berlangsung selama enam hari, per Rabu (29/11). Melalui unggahan di X, IDF menegaskan bahwa area tersebut dianggap sebagai zona perang, dan warga Gaza hanya diizinkan melakukan perjalanan ke Wadi Gaza melalui Jalan Salah al-Din.

Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, menyampaikan larangan ini dalam video yang diunggah di X pada Rabu (29/11). Adraee juga menjelaskan bahwa warga Gaza dilarang memasuki kawasan Laut Mediterania Timur. Selain itu, larangan juga mencakup pendekatan warga Palestina ke perbatasan Gaza-Israel, terutama dalam jarak satu kilometer.

Perintah ini dikeluarkan pada hari keenam gencatan senjata, yang merupakan perpanjangan dari jeda kemanusiaan sementara yang berlangsung selama empat hari pada 24-27 November lalu. Dalam periode gencatan senjata ini, Israel dan Hamas telah sepakat untuk membebaskan dan menukar sandera atau tahanan sebagai bagian dari kesepakatan tersebut.

Hamas sejauh ini telah membebaskan 81 sandera dari Gaza, yang terdiri dari warga Israel dan warga negara asing. Sementara itu, Israel telah membebaskan 180 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara negara itu.

Gencatan senjata tambahan ini sendiri tengah didiskusikan kembali untuk kemungkinan perpanjangan hari oleh Qatar, Mesir, Amerika Serikat, dan perwakilan Israel.

Menurut sumber yang mengetahui diskusi tersebut, para pihak berharap gencatan senjata hari keenam bisa berjalan baik sesuai kesepakatan dan Hamas membebaskan 10 sandera sesuai perjanjian.

Jika itu terlaksana tanpa hambatan, gencatan senjata kemungkinan bisa ditambah satu hari lagi, seiring dengan diberikannya daftar tawanan Israel yang harus dibebaskan Hamas.

Sumber itu menyebut para negosiator percaya masih ada perempuan dan anak-anak yang mesti dibebaskan dari tawanan Hamas. Dua hari tambahan gencatan senjata dirasa cukup untuk membebaskan semua warga sipil ini, sebelum mereka mulai mendiskusikan pelepasan sandera laki-laki dan para prajurit.

Share:

Arfi AS

Penulis berita bola, prediksi sepakbola paling akurat, percaya diri tulisan tentang dunia olahraganya adalah yang paling cepat dan akurat. Berita reportase juga merupakan keahlian dari Anak kelahiran KOta Soto Lamongan ini