Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Kontroversi di Media Sosial: Akun Militer Israel Dituduh Menyebar Propaganda Terkait Penyanderaan oleh Hamas

screenshot 3646

Updatebanget.id – Akun media sosial militer Israel (Israel Defense Force/IDF) kembali menjadi sorotan netizen setelah dianggap mengunggah konten propaganda terkait penyanderaan oleh milisi Hamas Palestina. IDF membagikan video berdurasi 1 menit 22 detik pada Selasa (28/11) melalui akun X, memaparkan narasi mengenai kondisi ratusan orang yang disandera oleh Hamas sejak 7 Oktober lalu.

Video tersebut diduga diunggah oleh IDF sebagai respons terhadap berbagai pemberitaan mengenai kisah beberapa sandera Israel yang mengklaim diperlakukan dengan baik selama diculik oleh milisi Hamas. “Jangan biarkan Hamas membodohi Anda,” demikian bunyi keterangan dalam unggahan video IDF tersebut.

Reaksi yang beragam muncul dari netizen, terutama dari kalangan yang menentang agresi brutal Israel di Jalur Gaza Palestina. “Jangan biarkan Zionis membodohi Anda,” komentar salah satu netizen dalam unggahan IDF. “Jangan biarkan IDF membodohi Anda,” ujar netizen lainnya di kolom komentar.

Netizen juga mencermati argumen terkait bela diri Israel dari serangan Hamas. “Israel berdalih membela diri dari sebuah negara yang tidak memiliki militer baik angkatan darat, laut, dan udara, hingga senjata berat,” papar seorang netizen.

Sebagai konteks, Hamas menyandera lebih dari 200 orang dari Israel ketika melancarkan serangan dadakan pada 7 Oktober lalu. Serangan ini menjadi pemicu agresi brutal Israel di Jalur Gaza Palestina, yang telah menewaskan lebih dari 14.800 warga sipil, termasuk 6.000 anak, hingga saat ini.

Sebanyak 200 lebih sandera itu terdiri dari warga Israel hingga warga negara asing seperti warga Amerika Serikat, Prancis, hingga Thailand.

Sekitar dua pekan setelah perang pecah, Hamas sempat membebaskan dua sandera. Saat itu, sejumlah cerita sandera yang mengaku diperlakukan sangat baik oleh milisi Hamas pun menjadi sorotan publik.

Hamas, milisi penguasa Gaza itu pun akhirnya sepakat membebaskan puluhan sandera lainnya secara bertahap setelah menyepakati gencatan senjata dengan Israel pada pekan lalu.

Sejak gencatan berlangsung pada Jumat (24/11) pekan lalu, Hamas juga sudah membebaskan puluhan sandera lainnya sebagai bagian dari kesepakatan. Baru-baru ini, viral sebuah surat berisikan ucapan terima kasih dari seorang sandera Israel kepada Hamas.

Share:

Arfi AS

Penulis berita bola, prediksi sepakbola paling akurat, percaya diri tulisan tentang dunia olahraganya adalah yang paling cepat dan akurat. Berita reportase juga merupakan keahlian dari Anak kelahiran KOta Soto Lamongan ini