Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Lebih dari 11.500 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Israel ke Gaza

screenshot 3147

Updatebanget.id – Korban tewas akibat serangan Israel di Jalur Gaza, Palestina, terus bertambah, mencapai angka 11.500 orang per Rabu (15/11). Dari jumlah tersebut, 4.710 anak-anak dan 3.160 perempuan menjadi korban jiwa. Pemerintahan Hamas di Jalur Gaza mencatat bahwa ada 29.800 orang lainnya yang luka-luka.

Israel masih terus melancarkan serangan ke wilayah Gaza sejak 7 Oktober lalu, dengan yang terbaru adalah serangan terhadap Rumah Sakit Al Shifa. Pasukan militer Israel merangsek masuk ke Al Shifa setelah Amerika Serikat menuduh bahwa Hamas memiliki markas komando di bawah rumah sakit tersebut.

Hamas telah menyangkal tegas memiliki markas di RS Al Shifa dan menyebut pernyataan AS sebagai “lampu hijau” bagi Israel untuk membantai warga sipil. Kelompok milisi Palestina itu bahkan meminta PBB membentuk komite internasional untuk menginspeksi semua rumah sakit di Jalur Gaza, termasuk RS Al Shifa, guna membuktikan klaim Israel. Hamas mengklaim bahwa RS Al Shifa berada di bawah kendali militer Israel dan menegaskan bahwa pendudukan Israel bertanggung jawab penuh atas nyawa dan keselamatan personel medis, yang terluka, yang sakit, anak-anak prematur, dan pengungsi.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan kembali akan melenyapkan Hamas dalam pertempuran ini. Menurutnya, tak ada tempat persembunyian bagi Hamas.

“Tidak ada tempat di Gaza yang tidak akan kami jangkau, tidak ada tempat persembunyian, perlindungan, atau perlindungan bagi para pembunuh Hamas,” kata Netanyahu.

Sementara itu Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan saat ini rakyat Palestina, terutama di Gaza, sedang menghadapi agresi barbar dan genosida oleh Israel.

“Kami menghadapi bersama perang agresi barbar dan perang genosida terbuka terhadap rakyat kami di Jalur Gaza dan Tepi Barat,” kata Abbas dalam pidato kerasnya yang pertama kali, menandai peringatan 35 tahun Deklarasi Kemerdekaan Palestina di Ramallah.

Di sisi lain, Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan resolusi yang “menyerukan jeda dan koridor kemanusiaan yang mendesak dan diperpanjang di seluruh Jalur Gaza selama beberapa hari” agar bantuan dapat menjangkau warga sipil di wilayah yang terkepung.

Share:

Arfi AS

Penulis berita bola, prediksi sepakbola paling akurat, percaya diri tulisan tentang dunia olahraganya adalah yang paling cepat dan akurat. Berita reportase juga merupakan keahlian dari Anak kelahiran KOta Soto Lamongan ini