Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Menlu RI di PBB Menyindir Negara-Negara yang Abaikan Penderitaan di Gaza

screenshot 3695

Updatebanget.id – Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, menyampaikan sindiran kepada negara-negara yang dianggap masa bodoh terhadap pembantaian di Jalur Gaza, Palestina oleh Israel. Komentar ini muncul saat Retno memberikan pidato di Sidang Majelis Umum PBB di New York pada Selasa (28/11).

Retno memulai pidatonya dengan merinci pengalaman saat menghadiri Sidang Majelis Umum PBB pada 26 Oktober lalu. Ia berbagi pengalaman mencari dukungan untuk kemanusiaan dan Palestina.

“Saya tidak bisa hanya diam melihat ribuan perempuan dan anak-anak tak bersalah kehilangan nyawa. Saya tidak bisa melihat rumah, sekolah, dan rumah sakit menjadi puing-puing,” ungkap Retno dalam pidatonya.

Dia kemudian menanyakan, “Bisakah Anda tetap diam menghadapi semua situasi yang mengerikan ini?”

Retno juga menyinggung sikap Liga Arab dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), yang secara tegas menyatakan posisinya terkait Palestina. Keduanya menyerukan bantuan kemanusiaan tanpa hambatan ke Gaza, mencari gencatan senjata permanen, dan mencapai solusi dua negara.

Seruan-seruan ini terdokumentasikan dalam resolusi Liga Arab-OKI yang terdiri dari 31 poin dan dikeluarkan pada 11 November.

Retno lanjut bercerita bahwa dia dan sejumlah Menlu OKI melawat ke negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB yakni China, Rusia, Inggris, dan Prancis, pada pekan lalu. Mereka mendesak negara-negara itu melakukan lebih banyak keadilan dan kemanusiaan di Palestina.

“Dan saya akan terus melanjutkan upaya ini dan berdialog dengan sebanyak mungkin negara,” ucap Retno.

Indonesia merupakan salah satu negara yang mendukung penuh kemerdekaan Palestina. Pemerintah pun selalu mengecam serangan Israel di Palestina, tak hanya pada 7 Oktober.

Israel melancarkan agresi ke Palestina pada 7 Oktober. Tel Aviv juga mendeklarasikan perang melawan Hamas.

Selama operasi, Israel menggempur warga dan objek sipil seperti sekolah hingga rumah sakit. Imbas serangan itu, 14.800 orang di Palestina meninggal.

Share:

Arfi AS

Penulis berita bola, prediksi sepakbola paling akurat, percaya diri tulisan tentang dunia olahraganya adalah yang paling cepat dan akurat. Berita reportase juga merupakan keahlian dari Anak kelahiran KOta Soto Lamongan ini