Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

OJK Denda Manajer Investasi Rp525 Juta dan Menyuruh Tutup Reksadana

Updatebanget.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan bahwa pada bulan Oktober 2023, mereka memberlakukan denda sebesar Rp 525 juta kepada satu manajer investasi (MI). Selain itu, OJK juga memberikan perintah tertulis kepada MI tersebut untuk membubarkan reksa dana dan melaksanakan pembayaran likuidasi yang merupakan hak pemegang unit penyertaan.

“Ini merupakan sanksi berupa denda yang dikenakan pada pengurus MI yang bersangkutan dan bank kustodian yang terkait,” kata Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (ADK OJK), Inarno Djajadi, dalam Rapat Dewan Komisioner OJK pada Senin (30/10).

Selain denda yang diberikan kepada MI, OJK juga menjatuhkan sanksi administrasi berupa denda dan perintah tertulis kepada dua pihak wakil perantara perdagangan efek (WPPE) dan perusahaan efek. Masing-masing pihak dikenai denda sebesar Rp 200 juta dan mendapatkan perintah tertulis.

OJK juga mengungkapkan dalam penegakan hukum pasar modal, sampai Oktober 2023 OJK telah mengenakan saksi administrasi atas pemeriksaan kasus pasar modal kepada 104 pihak. OJK juga telah memberikan sanksi denda Rp 58 miliar, 8 pencabutan izin dan 1 pembekuan izin.

Selanjutnya tahun ini OJK juga telah melayangkan 48 perintah tertulis, 23 peringatan tertulis dan sanksi denda keterlambatan Rp 14 miliar kepada 299 pelaku jasa keuangan dan 5 peringatan tertulis keterlambatan laporan keuangan.

Share:

Arfi AS

Penulis berita bola, prediksi sepakbola paling akurat, percaya diri tulisan tentang dunia olahraganya adalah yang paling cepat dan akurat. Berita reportase juga merupakan keahlian dari Anak kelahiran KOta Soto Lamongan ini