Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Pasukan Israel Perluas Serangan Darat ke Seluruh Gaza, Iran Peringatkan Dampaknya

screenshot 3982

Updatebanget.id – Pasukan militer Israel melanjutkan dan memperluas operasi darat mereka ke seluruh wilayah Jalur Gaza, Palestina. Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Daniel Hagari, mengumumkan langkah tersebut dalam sebuah konferensi pers. Menurutnya, perluasan operasi ini bertujuan untuk menumpas kelompok Hamas.

“IDF melanjutkan dan memperluas operasi darat terhadap kelompok Hamas di seluruh Jalur Gaza,” kata Hagari, menegaskan bahwa Angkatan Udara Israel juga akan memberikan bantuan udara kepada pasukan darat untuk mencapai tujuan tersebut. Serangan ini akan ditargetkan pada markas Hamas, fasilitas pembuatan senjata, terowongan, dan lokasi peluncuran roket.

Sejak agresi dimulai setelah gencatan senjata berakhir pada Jumat (1/12), pasukan militer Israel kembali intensif menggempur Gaza. Serangan tidak hanya menyasar utara Gaza, tetapi juga merambah ke selatan, terutama di Kota Khan Younis.

Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan bahwa kendaraan lapis baja Israel telah masuk ke Khan Younis pada Minggu malam, dan situasi semakin memanas dengan serangan udara yang intens dari pesawat tempur, tembakan tank, artileri, dan pesawat pengintai.

Sementara itu, Iran memberikan peringatan keras kepada Israel tentang dampak yang akan terjadi jika serangan terus berlanjut. Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian, menyatakan bahwa perluasan agresi ini dapat memperdalam dan memperluas konflik di Timur Tengah.

“Jika kejahatan perang yang dilakukan oleh rezim Israel di Gaza dan Tepi Barat tidak dihentikan, ruang lingkup perang di wilayah ini kemungkinan akan semakin dalam dan berkembang,” tegas Abdollahian.

Israel melanjutkan agresi di Jalur Gaza setelah negosiasi gencatan senjata tidak menemui kesepakatan dengan kelompok Hamas. Gencatan senjata di wilayah tersebut pun berakhir pada Jumat (1/12).

Gencatan senjata antara Israel dan Hamas sempat berlangsung pada 24 November selama empat hari. Gencatan senjata itu hanya bertahan seminggu setelah diperpanjang dua kali.

Selama gencatan senjata sepekan, Hamas telah melepaskan 105 sandera, baik warga Israel maupun warga asing. Sebagai imbalan, Israel membebaskan 240 warga Palestina yang ditahan di penjara-penjara negara itu.

Usai gencatan senjata berakhir, pasukan militer Israel langsung menggempur Gaza secara brutal.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan perang di Jalur Gaza tidak akan berhenti hingga berhasil “menumpas” Hamas.

Lebih dari 700 orang pun tewas dalam 24 jam serangan Israel usai gencatan senjata berakhir.

Sementara itu, sebanyak 15.523 orang tewas di Jalur Gaza sejak agresi Israel dimulai 7 Oktober lalu. Tujuh puluh persen dari korban jiwa merupakan perempuan dan anak-anak.

Share:

Arfi AS

Penulis berita bola, prediksi sepakbola paling akurat, percaya diri tulisan tentang dunia olahraganya adalah yang paling cepat dan akurat. Berita reportase juga merupakan keahlian dari Anak kelahiran KOta Soto Lamongan ini