Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau!

Tips, Waspadai Dampak Kucing yang Tidak Mendapatkan Grooming, Ampuh

imgpanda.com mcxgcy.jpg

Grooming menjadi kebiasaan bagi kucing. Mereka biasanya suka merawat diri mereka sendiri. Kucing memang biasanya menjilati tubuh mereka untuk membersihkan diri. 

Namun, grooming tidak hanya sebatas perawatan bulu saja. Sebagai pemilik harus memfasilitasi perawatan kucing yang lain seperti, gigi, mata, telinga, dan lainnya. Jika tidak, maka akan berdampak buruk bagi kesehatan atau kenyamanan kucing.

Artikel ini akan membahas dampak kucing yang tidak grooming. Kita sebagai pemilik perlu waspada agar kucing selalu dalam kondisi terbaiknya.

Yuk, kita pelajari bersama.

1. Masalah pada Bulu Kucing

Kucing yang bulunya panjang akan sering mengalami bulu kusut. Hal ini, akan membuat kucing tidak nyaman, kesakitan bahkan kulitnya bisa terinfeksi.

Tanpa grooming yang rutin, bulu kusut bisa menjadi masalah yang besar. Jika bulu kusut tidak segera dirawat maka kotoran akan menempel dan  bulu akan semakin sulit dirapikan. Bahkan bisa saja, kucing harus dicukur untuk memperbaiki bulu yang kusut.

Selain bulu kusut, kucing akan mengalami kerontokan jika tidak perawatan dengan baik. Jika bulu rontok tidak ditangani dengan baik, maka akan menempel pada pakaian, perabotan dan karpet. 

Jika bulu rontok sudah menempel akan sulit untuk dibersihkan. Oleh karena itu, kucing perlu disisir secara rutin untuk mengurangi bulu yang rontok.

Baca Juga: 5 Penyebab Bulu Kucing Rontok yang Patut Diwaspadai 

Masalah lain akibat tidak grooming adalah hairballs. Bulu-bulu yang rontok akan tertelan oleh kucing dan menggumpal menjadi hairballs. Hairballs akan menyebabkan masalah pencernaan pada kucing nantinya.

Oleh sebab itu, kucing perlu perawatan rutin. Sisir bulu kucing secara teratur dan lembut. Dengan ini, hairballs, bulu kusut dan kerontokan bisa dicegah. Sehingga bulu tetap rapi dan sehat.

2. Kulit Iritasi dan Infeksi

Jika kucing Anda tidak di grooming secara rutin, maka minyak berlebih, kotoran dan sel kulit mati akan menumpuk. Hal ini, bisa menyebabkan iritasi bahkan infeksi pada kucing.

Kucing akan merasa tidak nyaman karena gatal akibat kotoran yang menempel di kulitnya. Mereka akan sering menggaruk kulitnya, sehingga mengakibatkan iritasi pada kulit yang terasa sakit.

Oleh karena itu, grooming sangat penting bagi kucing. Dengan memandikan kucing secara teratur, maka kotoran, sel kulit mati dan minyak pada kulitnya akan berkurang. Hal ini, akan membuat kucing semakin ceria.

3. Masalah Kesehatan Mental Kucing

Kucing yang tidak mendapat perawatan secara teratur bisa stres dan juga cemas. Rasa tidak nyaman akibat masalah kulit atau bulu bisa mempengaruhi perilaku kucing.

Kucing akan menjilati tubuh mereka secara berlebihan atau bahkan agresif. Jika sudah seperti ini, maka membutuhkan perawatan medis dan perhatian yang lebih.

4. Masalah Kesehatan Mata dan Telinga

Grooming meliputi perawatan mata dan telinga. Jika kucing tidak grooming dengan baik, maka akan timbul masalah kesehatan.

Ketika mata kucing tidak dibersihkan dengan rutin, kotoran dan debu akan menumpuk di sekitar mata. Hal ini, akan membuat bakteri dan virus berkembang dengan cepat. Sehingga, mata akan lebih cepat terinfeksi.

Baca Juga: Mata Kucing Bengkak, Penyebab dan Cara Mengobatinya 

Jika mata sudah terinfeksi, bisa mengalami iritasi. akibatnya mata kucing akan merah, gatal dan berair. 

Baca Juga: Mata Kucing Berair: Penyebab dan Cara Mengatasinya 

Selain masalah kesehatan mata, kucing yang tidak grooming juga bisa mengalami masalah kesehatan pada telinga. Kotoran yang menumpuk karena tidak dibersihkan akan menyebabkan bakteri dan jamur berkembang biak. Akibatnya kucing akan mengalami infeksi.

Jika sudah terinfeksi, kucing akan merasa gatal, mengeluarkan bau tidak sedap dan cairan dari telinganya. Ketika kotoran menumpuk tidak dibersihkan juga bisa menimbulkan penyumbatan pada saluran telinganya. Penyumbatan ini bisa mengganggu pendengarannya.

Oleh sebab itu, grooming tidak hanya penting untuk penampilan saja. Tetapi juga demi kesehatan kucing.

5. Masalah Kesehatan Gigi

Grooming pada kucing bukan cuma perawatan kulit, bulu, telinga dan mata saja, tetapi juga mencangkup perawatan gigi. Walaupun kucing secara alami menjaga kebersihan gigi mereka, tetapi jika tidak diberikan perawatan yang baik akan menimbulkan masalah kesehatan lainnya.

Jika kucing tidak mendapat perawatan gigi yang baik, maka akan memicu infeksi pada giginya. Infeksi bakteri akan menyebabkan abses gigi. Abses akan terasa sakit akibat adanya pembengkakan.

Selain itu, gigi yang terinfeksi akan menyebabkan peradangan atau gingivitis akibat plak yang menumpuk. Gingivitis akan menyebabkan kemerahan, pembengkakan dan peradangan pada gusi kucing.

Baca Juga: Kucing Sakit Gigi? Kenali Gejala dan Cara Mengobatinya

Kucing nantinya akan merasa tidak nyaman bahkan enggan untuk makan. Mereka akan sulit untuk mengunyah makanan dengan baik. Sehingga kucing bisa mengalami penurunan berat badan akibat kekurangan nutrisi.

Oleh karena itu, penting bagi kucing untuk mendapatkan perawatan gigi secara rutin untuk mencegah masalah gigi. Sikat gigi kucing  secara teratur untuk membersihkan sisa makanan yang menempel pada gigi.

Itu adalah dampak apabila kucing tidak mendapatkan grooming. Selain masalah penampilan, kucing akan mengalami masalah kesehatan yang mengganggu aktivitasnya nanti. 

Sebagai pemilik yang baik, berikan perawatan terbaik bagi kucing kita. Kini, Pet Care menyediakan layanan Grooming Kucing dan anjing Terdekat. Pesan sekarang melalui layanan Pet Care. 
Jika ingin melakukan konsultasi terkait kesehatan kucing anda, Pet Care menyediakan layanan konsultasi dokter hewan terdekat. Segera hubungi call center Pet Care untuk mendapatkan konsultasi dari dokter hewan profesional.

Share:

Akbar Moch

Kepala Redaksi dari situs updatebanget.id. Berbagai keahlian berbagai macam kategori , mulai dari tulisan berita reportase, PRediksi bola, teknologi dan gaming. Semua ditulis lugas dan penuh dengan fakta yang ada di lapangan